Baby Blues, Sindrom Pasca Melahirkan Yang Mengkhawatirkan

bisril.info – Melahirkan merupakan momen-momen yang paling indah bagi ibu dan ayah setelah menanti selama 9 bulan lamanya. Namun ternyata, banyak ibu yang mengalami gangguan psikologis pasca melahirkan bayi mereka, misalnya baby blues.

Kondisi ini merupakan masalah psikologis yang terlihat sepele namun dapat berefek buruk pada ibu dan bayinya jika terlambat penanganan.

Bagaimana bisa? Yuk,  kita cari tahu jawabannya pada artikel di bawah ini.

Mengenal Lebih Dekat “Apa Itu Baby Blues”?

Baby blues merupakan salah satu sindrom yang banyak dialami oleh ibu pasca melahirkan. Sekitar 50-80% ibu yang baru melahirkan anak pertama mengalami baby blues.

Biasanya mereka akan merasakan perasaan sedih bahkan terkadang menangis tanpa sebab. Bahkan ada sebagian ibu yang juga mengalami gangguan kecemasan, mudah marah dan merasa insecure hingga muncul perasaan kesepian.

Melansir dari American Pregnancy Association, baby blues dapat terjadi setelah 2-3 hari ibu melahirkan. Jangan kuatir, biasanya gangguan psikologis ini bertahan hingga 1-2 minggu.

Secara umum, gangguan baby blues ini akan hilang dengan sendirinya setelah 2 minggu. Namun jika sampai lebih dari 2 minggu tak kunjung sembuh, maka Ibu perlu berkonsultasi dengan dokter ahli.

Karena baby blues yang tidak tertangani dan sembuh dapat mengarah menjadi depresi berat. Tentu saja, ini akan membahayakan.

Ciri-Ciri dan Penyebab Baby Blues Yang Perlu Ibu Ketahui

Lantas bagaimana ciri-ciri Ibu yang mengalami baby blues? Ibu baru pasca melahirkan yang mengalami baby blues akan menunjukkan  gejala sebagai berikut :

  • Mengalami perubahan mood yang cepat, sekali waktu bahagia namun beberapa menit kemudian dapat menangis tanpa alasan.
  • Ibu yang mengalami baby blues akan mudah marah dan lebih emosional
  • Ibu akan merasa lelah dan hilang percaya diri
  • Mengalami gangguan tidur
  • Dampak terburuk adalah tidak mau menyentuh bayinya
Baca Juga  Catat, 5 Tanda Pasien Isoman Harus Segera Dibawa Ke Rumah Sakit

Berbicara tentang baby blues, kebanyakan memang menyerang ibu-ibu yang baru melahirkan anak pertama. Terang saja, setelah melahirkan memang banyak perubahan yang terjadi di dalam hidup Ibu.

Tanpa tersadar, perubahan-perubahan kebiasaan sebelum dan pasca melahirkan dapat menjadi salah satu penyebab Ibu mengalami baby blues. Lantas apa penyebab baby blues yang lainnya?

  1. Perubahan Hormon

Memang tak bisa menampik, bahwa kondisi kehamilan dan melahirkan berpengaruh pada hormon. Setelah melahirkan, kadar hormon berubah dengan drastis.

Di mana hormon estrogen dan progesteron akan menurun, sementara hormon prolaktin meningkat. Dan inilah yang menjadi pemicu Ibu mudah mengalami perubahan mood.

  1. Kesulitan Beradaptasi

Selain perubahan hormon, kesulitan beradaptasi dan kewalahan dengan tanggung jawab baru sebagai ibu dapat memicu kondisi baby blues.

  1. Perubahan Bentuk Tubuh

Ada sebagian Ibu yang mengalami baby blues karena insecure akan perubahan bentuk tubuh pasca melahirkan.

Dampak Baby Blues Terhadap Bayi

Baby blues yang Ibu alami ternyata juga mengganggu bayi. Seperti :

  • Bayi Menjadi Susah Tidur

Percaya tidak percaya, terdapat ikatan batin yang kuat di antara Ibu dan Anak. bagaimana tidak? Ternyata anak dapat merasakan perubahan suasana hati Ibu yang sedang tidak baik.

Alhasil, dampak baby blues adalah bayi akan lebih rewel dan mengalami gangguan tidur.

  • Perkembangan Bayi Terganggu

Dampak baby blues yang lain adalah perkembangan bayi terganggu. Mengapa demikian?

Gangguan baby blues yang Ibu alami dapat menyebabkan produksi ASI menurun, sehingga bayi tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup.

Akibatnya, bayi akan lebih rewel karena masih lapar. Dan pertumbuhan serta perkembangannya terganggu karena kekurangan nutrisi.

Cara Mengatasi Baby Blues

Meski baby blues dapat sembuh dengan sendirinya. Namun tetap saja mengganggu dan membahayakan Ibu dan bayi.

Baca Juga  Apa Itu Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS)?

Maka, jika Ibu mengenali ciri-ciri di atas sebaiknya segera melakukan tindakan untuk mengatasinya.

Ibu bisa meminta bantuan suami atau anggota keluarga lain untuk bergantian merawat dan menjaga si kecil. Sebab ibu pasca melahirkan juga butuh “me time” sejenak untuk menjalani hobi agar pikiran tetap stabil.

Jika perlu, Ibu bisa mulai bergabung dengan komunitas ibu-ibu menyusui/ ibu hamil agar mempunyai tempat untuk menuangkan pertanyaan seputar ibu dan anak.

Jangan segan untuk berkonsultasi dengan dokter ahli tentang kondisi psikis pasca melahirkan agar mendapatkan perawatan yang tepat. Semoga paparan tentang baby blues dapat bermanfaat, ya!

 

Artikel yang lain :

  1. Ini Dia 7 Jenis Bau Pada Miss V Dan Penyebabnya
  2. Vagina Sakit Saat Berhubungan? Cari Tahu Penyebabnya!
  3. Badan Terlalu Kurus? Begini Cara Menambah Berat Badan Secara Alami
  4. Atasi Gangguan Ereksi, Lakukan 6 Cara Ini
  5. Waspadai Jenis Keputihan Yang Berbahaya
  6. Kenali Gangguan Prostat: Penyebab, Bahaya Hingga Cara Mengatasinya

About Bisril Hafiz

Check Also

Tips Meningkatkan Saturasi Oksigen Bagi Pasien Covid-19

Tips Meningkatkan Saturasi Oksigen Bagi Pasien Covid-19

bisril.info – Seiring dengan melonjaknya kasus penyebaran Covid-19 belakangan ini, dan berita kematian yang seolah …

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x