Kenali Ciri Kucing Stress Dan Cara Menanganinya

bisril.info – Seperti halnya manusia, kucing juga bisa stress, lho! Stress pada kucing juga membuat kesehatan mereka terganggu. Ada banyak hal yang bisa membuat kucing stress, misalnya karena trauma, anaknya meninggal, pindah rumah, pasca melahirkan dan lainnya.

Pada dasarnya stress pada kucing dapat dikenali dengan mudah. Apa saja itu?

Ciri-ciri Kucing Stress

Untuk mengetahui, ketika kucing sedang mengalami stress, maka coba cek penampilan fisik dan perubahan perilakunya kucing Kamu.  Berikut ciri-ciri yang bisa dikenali saat kucing sedang stress :

  1. Hidung dan mata mengeluarkan air
    Kucing yang stress mudah terserang flu, alhasil daerah hidung dan matanya sering berair.
  2. Bulu banyak yang rontok
    Kerontokan bulu pada kucing bisa menjadi indikasi bahwa dia sedang mengalami stress. Apalagi sampai mengalami kebotakan. Hal ini terjadi karena kucing yang stress lebih sering merawat dan menjilat diri sendiri.
  3. Berkurangnya nafsu makan
    Tidak berbeda jauh dengan manusia, kucing yang stress juga kehilangan nafsu makan. Akibatnya, berat badan mereka bisa menurun drastis.
  4. Pencernaan bermasalah
    Tanda kucing stress yang lain adalah pencernaan bermasalah. Kucing akan  menunjukkan gejala sering muntah. Meskipun indikasi muntah/diare pada kucing tidak selalu karena stress bisa juga karena tidak cocok dengan makanan.  Tapi jika kondisi kesehatan baik-baik saja tetapi dia sering muntah, maka dapat dikatakan bahwa kucing mengalami stress.
  5. Buang air kecil tidak di litter box / sembarangan
    Seberapa sering Kamu marah-marah karena kucing buang air sembarangan? Ternyata sebenarnya dia ingin menunjukkan sesuatu pada Tuannya,lho! Semacam kode peringatan bahwa ada yang tidak beres dengan dia.
  6. Kurang merespon sekitar
    Indikasi kucing sedang stress lain adalah tidak merespon apapun yang ada di sekitarya. Umumnya, kucing akan kaget/ melompat jika mendengar dentuman/ suara yang keras. Kucing yang stress akan cenderung tidak merespon.
  7. Terlihat mencakar dan menggaruk benda sekitar dengan berlebihan
    Kamu harus peka jika kucing mencakar karpet/kursi secara agresif, bisa jadi itu indikasi stress.
  8. Bersuara yang berlebihan
    Ciri lain dari kucing yang stress adalah mengeong secara berlebihan. Coba amati, jika kucingmu mengeong terus-menerus dan berisik, pertanda dia sedang memberi tahu ketidak beres pada dirinya.
  9. Lebih agresif
    Sebagai catlover, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter hewan jika menemukan kucing yang lebih agresif dengan sekitarnya. Kucing bersikap agresif karena menunjukkan ketidaknyamanan.

Tips menangani kucing yang stress

Lantas bagaimana cara menangani kucing yang mengalami stress?   Jika Kamu menemukan keanehan kucing yang menunjukkan ciri-ciri di atas, maka langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi stress pada kucing adalah :

  1. Cari tahu terlebih dahulu apa penyebab dia stress. Kurangi segala hal yang membuatnya tidak nyaman.
  2. Seringnya mengajaknya bermain.
    Jadi dengan sering bercengkerama atau bermain dengannya akan menghilangkan perasaan kesepian/ bosan pada kucing.
  1. Tambah wadah litter box/ tempat makannya. Hal ini dapat mengurangi rasa bersaing dengan kucing lain (jika memiliki banyak kucing).
  2. Gunakan semprotan feromon untuk menghilangkan stress. Feromon kucing merupakan zat kimia mengadaptasi cairan yang disemprotkan kucing saat menandai teritorialnya. Sudah banyak klinik hewan yang menggunakan feromon untuk membuat pasien kucing menjadi lebih nyaman.
  3. Jangan dikurung, karena secara naluriah kucing merupakan hewan berburu yang hidup secara liar. Dengan tidak mengurungnya membuat dia merasa bebas dan lebih nyaman.
  4. Selalu perhatikan kebersihan kandang dan lingkungannya.
Baca Juga  [Ampuh] 10 Cara Hilangkan Kutu Pada Kucing

Kucing bisa jadi stress karena banyak kutu/ jamur ditubuhnya. Oleh karena itu, perhatikan selalu kebersihan lingkungan dan rutin memandikannya, minimal seminggu sekali. Ingat, gunakan sampo khusus kucing,ya!

Nah, itulah tadi beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi tingkat stress pada kucing. Kucing juga makhluk Tuhan, jadi perlakukan dia dengan baik. Jika gejala stress tidak membaik, bawalah ke dokter hewan untuk mendapatkan perawatan dan resep obat anti depresi. Semoga bermanfaat!

 

Artikel yang lain :

  1. Ini Dia 7 Cara Mengobati Scabies Pada Kucing

About Bisril Hafiz

Check Also

Bau-Bauan Yang Tidak Disukai Kucing

Ini Dia 8 Bau-Bauan Yang Tidak Disukai Kucing

bisril.info – Bau-Bauan Yang Tidak Disukai Kucing Tidak hanya anjing, ternyata kucing juga memiliki indera …

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x